Archive for the ‘research’ Category
33 situs wajib wartawan (3)
sebuah workshop jurnalistik yang digelar oleh jeremy caplan menyisakan tiga dokumen mengenai 33 situs yang setiap jurnalis harus mengetahuinya.
11 situs ketiga ini mengenai bagaimana bagaimana mempresentasikan portfolio, gagasan, cerita dan menambahkan multimedia.
33 situs wajib wartawan (2)
sebuah workshop jurnalistik yang digelar oleh jeremy caplan menyisakan tiga dokumen mengenai 33 situs yang setiap jurnalis harus mengetahuinya.
11 situs kedua ini mengenai bagaimana proses dan membagikan gagasan, cerita serta informasi.
33 situs wajib buat wartawan
sebuah workshop jurnalistik yang digelar oleh jeremy caplan menyisakan tiga dokumen mengenai 33 situs yang setiap jurnalis harus mengetahuinya.
11 situs pertama ini mengenai bagaimana cara mengumpulkan, mengatur dan mengorganisir informasi.
temuan New York Times list of most-e-mailed articles
jonah berger dan katherine a milkman mengecek situs tersebut setiap 15 menit selama lebih dari 6 bulan. keduanya menganalisa konten dari 7.500 artikel sekaligus menelisik perilaku orang-orang itu (pembaca) yang membubuhkan catatan melalui web.
berger dan katherine menilai setiap popularitas artikel setelah mencermati sejumlah faktor; seperti waktu/hari saat artikel tersebut diterbitkan secara online, di kanal mana artikel itu diletakkan dan seberapa banyak promosi yang dicuatkan melalui web home page.
hasilnya:
pertama, orang-orang gemar mengirimkan artikel melalui email dengan topik-topik yang positif ketimbang negatif.
kedua, orang-orang juga lebih suka untuk mengirimkan artikel dalam ukuran yang cukup panjang dengan topik yang menantang secara intelektual.
ketiga, orang-orang juga ingin membagi artikel yang menginspirasi. sejumlah cerita emosional sangat banyak dikirimkan melalui email.
anak berelasi dengan teknologi, lebih pede menulis
anak-anak yang melakukan blogging, berkirim sms maupun menyambangi social networking website lebih percaya diri terhadap kemampuan menulis. hal ini tercuat dalam survei yang dilakukan oleh national literacy trust.
survey yang dilakukan terhadap 3001 anak berusia 9-16 tahun menunjukkan bahwa 24% dari mereka memiliki blog, 82% berkirim sms. Tambahannya, 73% chatting.
bagaimanapun juga, 77% masih menggariskan pena diatas kertas untuk membikin catatan di kelas atau mengerjakan pekerjaan rumah mereka.
anak-anak yang tidak berjejalin dengan teknologi tersebut, 47% dari mereka menyatakan tulisan mereka bagus atau sangat bagus. sementara itu, 61% dari blogger dan 56% social networker tersebut juga menyatakan hal yang sama.
“relasi mereka dengan teknologi telah menggiring antusiasme untuk menulis cerita pendek, menulis surat, membikin lirik lagu atau bahkan menulis diary,” kata Jonathan Douglas, director of the National Literacy Trust.


